Tampilkan postingan dengan label Update Terbaru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Update Terbaru. Tampilkan semua postingan
Keuntungan dan Kerugian Memiliki Mobil Matic

Keuntungan dan Kerugian Memiliki Mobil Matic

Saat ini tekhnologi berkembang begitu cepat, terutama dalam bidang alat transportasi modern. Sebagai misal contoh yang paling nyata saat ini yaitu mobil. Mobil yang awalnya menggunakan transmisi manual, kemudian awal tahun 2000an para produsen mobil mulai berlomba-lomba menciptakan tekhnologi automatic pada mobil mereka. Mobil matic atau automatic diciptakan bertujuan untuk mempermudah penggunanya, terutama bagi para ibu-ibu atau perempuan yang akan menggunakan atau mengendarai mobil. Meskipun demikian, tidak sedikit pula para laki-laki yang menggunakan mobil matic, sebab mobil matik sangat nyaman digunakan, mudah dikendarai dan mudah dipelajari oleh siapapun. 

Namun demikian mobil matic tentunya memiliki keuntungan dan kerugian tersendiri yang membedakan mobil matic dan mobil manual. Sebenarnya lebih enak mana sih antara mobil matic dan mobil manual? Untuk masalah harga, sebenarnya murah/mahal mana sih antara mobil matic dan mobil manual? Untuk masalah bahan bakar, sebernarnya lebih irit mana sih antara mobil matic dengan mobil manual? Benarkah mobil matic lebih boros bahan bakar dibandingkan dengan mobil manual? Untuk masalah perawatan, benarkah perawatan mobil matic lebih rumit dan susah dibandingkan dengan mobil manual?
Keuntungan dan Kerugian Memiliki Mobil Matic. Sumber Gambar: followerscar.blogspot.co.id

Baik untuk menjaawab pertanyaan dan rasa penasaran para pembaca sekalian, berikut kami sajikan "Keuntungan dan Kerugian dari Mobil Matic".  Baik untuk mobil dari  merk terkenal seperti Toyota, Daihatsu, Honda, Suzuki, Isuzu, BMW, Audy, Nissan, Ford maupun yang lainnya. Keuntungan dan kerugian mobil matic ini berlaku juga untuk mobil matic baru dan bekas. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan serta referensi anda dalam memilih mobil untuk keluarga maupun bisnis anda.


Berikut adalah Keuntungan dan Kerugian dari Mobil Matic baik baru maupun bekas yang dilansir dari sumber kami: www.rajaotomotif.com

Keuntungan dan Keunggulan Memiliki Mobil Matic Baru Maupun Bekas :

  • Kita semua tau bahwa mobil matic lebih praktis dikendarai, lebih mudah, lebih nyaman, tidak cepat lelah dan menyenangkan saat dikendarai. Terutama untuk jalan jarak jauh, misal mudik mobil matic menjadi pilihan yang sangat tepat, sebab anda akan lebih dimanjakan, sehingga anda tidak akan mudah lelah.
  • Dapat diandalkan untuk jalanan macet khususnya untuk perkotaan besar, seperti kota Jakarta, Bandung dan Surabaya atau kota-kota besar lainnya.
  • Mobil matic sangat cocok bagi pemula dan para wanita. Karena kita tau bersama bahwa wanita itu suka yang praktis dan simpel serta mudah dipelajari. Kadang kemudahan ini yang menjadikan perbedaan antara mobil matic dengan mobil trnasmisi manual (gigi).
  • Mobil matic dipandang lebih modern dibandingkan mobil trnasmisi manual.


Kerugian dan Kelemahan Memiliki Mobil Matic baik Baru Maupun Bekas :

  • Peminat mobil matic masih sedikit, terutama untuk laki-laki. Laki-laki lebih senang mengendarai mobil manual ketimbang mobil matic.
  • Perawatan tidak boleh telat, karena dikhawatirkan jika ada kerusakan akan merembet ke bagian yang lain. 
  • Memiliki mobil matic anda juga harus ekstra dana (jika terjadi kerusakan habis biaya banyak).
  • Lebih sering ganti oli transmisi, karena mobil matic akan lebih boros dalam penggunaan pelumas (oli).
  • Lebih boros bahan bakar, meskipun untuk pemakaian yang konstan (ideal) konsumsi BBMnya relatif sama dengan manual.
  • Akselerasi masih kurang apalagi untuk jalan tanjakan.
  • Tidak memiliki engine brake sehingga harus hati-hati menggunakan rem saat melalui track turunan yang cukup panjang yang mana kadang2 rem bisa kehilangan daya cengkram idealnya jika digunakan terus menerus (peningkatan suhu dan pemuaian cakram).
  • Teknisi masih sedikit yang paham tentang mobil ini, sehingga masih agak jarang ditemui bengkel yang bisa mengerjakan mobil matic. Artinya hanya bengkel tertentu yang bisa menggarap mobil matic. Apalagi untuk daerah pedesaan. Sepertinya belum ada bengkel di desa yang bisa memperbaiki mobil matic.
  • Harga beli mobil yang lebih mahal dibandingkan dengan mobil manual. Dan apesnya harga jual mobil matic lebih murah dan mengalami anjlog / penurunan yang drastis.
Itulah beberapa keunggulan / keuntungan dan kelemahan / kerugian dari mobil transmisi otomatis (matic) dibandingkan dengan mobil transmisi manual baik yang baru mapun yang bekas. Benar adanya bila sebuah tekhnologi pasti memiliki plus dan minusnya tersendiri. Seperti contoh yang kita bawakan ini adalah plus minus dari mobil matic. Harapan penulis semoga paparan yang kami sajikan ini bisa menambah wawasan para pembaca sekalian.

Salam hangat..
Keuntungan dan Kerugian Menggunakan Air PAM / PDAM

Keuntungan dan Kerugian Menggunakan Air PAM / PDAM

Air merupakan salah satu sumber kehidupan yang teramat sangat penting bagi seluruh mahluk hidup, baik itu manusia, hewang maupun tumbuhan. Nah sumber air terbaik itu sebenarnya air yang dari tanah atau yang dari pegunungan sih? Menurut berbagai macam penelitian, sumber air terbaik adalah air yang melewati batuan pegunungan. Air pegunungan biasanya dipakai oleh para pabrik sebagai air minum (konsumsi) dengan berbagai kandungan mineralnya.

Nah, untuk keperluan sehari-hari rumah tangga biasanya kita akan dihadapkan dengan beberapa pilihan penggunaan air. Terlebih untuk temen-temen yang memiliki rumah baru. Tentunya temen-temen harus menentukan pilihan apakah mau menggunakan air sumur ataukah air PDAM. Kadang kita takut apakah air PDAM itu dapat diminum? Apakah air PDAM dapat untuk masak? Apakah air PDAM aman dan bisa untuk dikonsumsi? Sebenarnya untuk yang paling aman dikonsumsi sehari-hari adalah air tanah (air sumur) baik itu sumur galian, maupun sumur bor.
Keuntungan dan Kerugian Menggunakan / Memasang Air PDAM

Pada kesempatan ini penulis akan mencoba membahas tentang Keuntungan dan Kerugian Menggunakan air PAM (PDAM) dengan harapan para pembaca dapat memahami dan menentukan pilihan yang terbaik apakah mau menggunakan air dari PDAM atau air tanah. Oke langsung saja ya..

Keuntungan Menggunakan Air PAM (PDAM):

  1. Air PDAM, sudah pasti bersih dan layak konsumsi baik untuk mencuci hingga untuk diminum. PDAM biasanya mengolah air yang bersumber dari waduk atau sungai besar di daerahnya, lalu menyalurkannya ke rumah-rumah warga melalui pipa-pipa yang telah mereka pasangkan sebelumnya.
  2. Menggunakan air PDAM dapat menghemat waktu dan tenaga. Ya, dibandingkan dengan penggunaan air sumur anda akan butuh waktu untuk mengambilnya bila menggunakan timba, namun saat ini sih sudah dipermudah yaitu menggunakan mesin pompa air.
  3. Bagi kota-kota besar seperti Jakarta penggunaan air PAM / PDAM dirasa akan lebih murah sebab bila menggunakan air sumur atau air tanah akan dikenakan pajak. Pajak tinggi diberlakukan karena pengambilan air tanah secara besar-besaran telah mengakibatkan turunnya permukaan tanah Jakarta, 6 hingga 12 cm setahun! Tak heran, banjir yang melanda Ibu Kota tambah lama tambah tinggi.
  4. Untuk daerah atau lokasi yang air tanahnya jelek, maka air PDAM merupakan pilhan yang tepat untuk sumber air keluarga anda. Maka sebelum membuat sumur bor pastikan dahulu kualitas air tanahnya bagus atau tidak. Bila tidak maka segera ambil pilihan dengan air PDAM.
  5. Pada musim kemarau para pengguna air PAM tidak akan merasa kebingungan, sebab sumber air PDAM sudah ditanggung oleh Perusahaan Daerah tersebut. Jadi para perusahaan akan berusaha mati-matian untuk mencukupi kebutuhan air para pelanggan PDAM. Sedangkan untuk air sumur, bila musim kemarau biasanya air akan menjadi keruh bahkan sumur bisa kering juga.
  6. Kualitas air PAM / PDAM akan selalu terjaga. Bila menggunakan air sumur maka kualitasnya akan berubah-ubah sesuai musim. Bila musim penghujan maka air akan keruh menyesuikan air di lingkungan sekitar, sedangkan bila musim kemarau masalah terbesarnya adalah kekeringan.
Kerugian Menggunakan Air PAM (PDAM) :



  1. Para pengguna air PAM atau PDAM perlu merogoh kocek lebih untuk membayar tagihan rekening air setiap bulannya. 
  2. Biasanya dalam proses pendistribusian, banyak terjadi "kebocoran" yang bisa mengakibatkan mutu air PAM menurun. Bisa dikata kekurangan dari air PAM atau PDAM adalah aliran air PDAM kadang kecil yang disebabkan oleh penggunaan dalam waktu bersamaan oleh sekian banyak orang. Terlebih bila terjadi kebocoran pipa, maka sudah dipastikan aliran air kerumah kita akan terhambat untuk beberapa waktu terutama bila akan diperbaiki.
  3. Meskipun PDAM sudah menjamin kualitas dan kejernihan airnya, terkadang untuk musim kemarau sesekali aliran air PAM juga keruh dan berbau kaporit.
  4. Untuk daerah tertentu masih banyak yang belum terakses oleh air PAM / PDAM.
Itulah beberapa Keuntungan dan Kerugian dari Air PAM / PDAM bagi kehidupan sehari-hari. Semoga tulisan yang singkat ini dapat bermanfaat bagi anda sebagai pembanding lebih menguntungkan mana antara pasang air PAM atau non PDAM yaitu dengan air sumur galian maupun sumur bor.
Keuntungan dan Kerugian dari Sekolah di Boarding School

Keuntungan dan Kerugian dari Sekolah di Boarding School


Pendidikan adalah usaha orang tua melalui guru (pendidik) untuk membimbing anak didik agar tumbuh dan berkembang  menjadi manusia dewasa. Pendidikan mempunyai peranan yang sangat penting dalam mengembangkan potensi-potensi manusia yaitu potensi jasmani dan rohani. Pendidikan hendaknya mampu mengembangkan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik anak didik secara maksimal. Di zaman era globalisasi ini banyak pengaruh negatif yang kita temukan di lapangan yaitu adanya kenakalan remaja, pergaulan bebas, dan tawuran antar pelajar. Oleh krena itu dunia pendidikan melakukan inovasi dan kreasi dengan menawarkan konsep boarding school atau sekolah asrama.

Boarding school atau sekolah berasrama adalah sebuah sistem pendidikan formal yang mengatur kegiatan siswanya selama 24 jam sehari, dari bangun tidur hingga tidur kembali. Saya sendiri sudah merasakan sekolah berasrama selama 6 tahun yaitu di MTs (setingkat SMP) dan di MAN (setingkat SMA). Dengan hadirnya SMP dan SMA Boarding school membuat para orang tua lebih merasa tenang dan bangga dengan harapan agar anaknya lebih santun dan pinter baik dalah bidang pendidikan formal maupun pendidikan agama Islam.
Keuntungan dan Kerugian Sekolah Boarding School (Sekolah dengan Asrama)
Nah, pada kesempatan ini penulis coba mereview tentang apa saja sih Keuntungan dan Kerugian dari Boarding School / Sekola berasrama yang penulis simpulkan dari berbagai sumber.

Kelebihan dan Keunggulan Sekolah Boarding School (Asrama) Bagi Siswa dan Orang Tua, menurut Iqbal Pratama Abdi Zay :
Keuntungan dari Sekolah Boarding School yang Pertama adalah mampu menumbuhkan sifat-sifat positif bagi siswa seperti disiplin dan mandiri. Sekolah di Boarding School semua kegiatan telah diatur dari bangun tidur hingga tidur kembali. Bangun tidur harus tepat waktu, begitupun saat pergi ke masjid untuk solat berjamaah serta saat berangkat ke sekolah. Jika terlambat tentunya akan ada sanksi yang diberikan. Oleh karena itu, tak heran siswa yang pernah tinggal di asrama akan memiliki sifat disiplin. Sementara kemandirian merupakan sebuah pondasi yang harus dimiliki siswa supaya bisa bertahan di asrama. Jika tidak maka siswa akan mengalami homesick dan sangat bergantung terhadap orang tuanya. Homesick memang wajar, saya pun pernah merasakannya. Terutama pada masa awal tinggal di asrama. Masa transisi antara tinggal bersama antara orang tua dan tinggal di asrama. Siswa yang mandiri akan mampu melewati masa transisi ini dan beraktivitas di asrama sehingga tak lagi merasakan homesick. Kuncinya adalah menikmati apa yang ada karena pada dasarnya siswa tidak akan tinggal selamanya di asrama. Ketika lulus nanti mereka akan kembali kepada orang tuanya. Cukup bersabar selama beberapa tahun saja. Kesabaran ini akan membuahkan kemandirian bagi siswa.
 
Keuntungan Sekolah Boarding School yang Kedua  adalah pendidikan agama yang terjamin (bagi sekolah berasrama islam seperti yang pernah saya rasakan). Kegiatan yang diatur di sekolah tidak hanya urusan akademik saja. Kegiatan non akademik seperti ekstrakurikuler juga diatur, begitupula kegiatan keagamaan terutama solat lima waktu. Maka siswa sekolah berasrama akan sangat jarang solat terlambat karena sudah dibuat sistem supaya siswa dapat solat tepat waktu dan tentunya akan ada hukuman bagi yang terlambat. Selain itu, jam pelajaran agama pun ditambah. Jika di sekolah umum jam pelajaran agama biasanya 2 jam/minggu maka di sekolah berasrama bisa mencapai 8 jam/minggu yang meliputi fiqih, aqidah akhlak, Al-Qur'an dan Hadits serta Sejarah Kebudayaan Islam.

Keuntungan dari Boarding School yang Ketiga adalahmenghilangkan kekhawatiran orang tua terhadap pergaulan anaknya. Selama berada di asrama, siswa akan selalu diawasi setiap saat. Akan selalu ada guru yang melihat tingkah laku siswanya. Oleh karena itu, orang tua tidak akan khawatir terhadap pergaulan anaknya karena orang tua bisa memantau tingkah laku anaknya dengan bertanya kepada gurunya. Sang guru akan dengan senang hati memberikan laporan perkembangan siswa terhadap orang tuanya.

Keuntungan yang Keempat menurut Iqbal adalah siswa tidak perlu menggunakan kendaraan ke sekolah dan orang tua tidak perlu mengantarkan anaknya ke sekolah. Hal ini tentu sangat menyenangkan bagi orang tua dan siswa. Siswa senang karena jarak antara tempat tinggal (asrama) dan sekolahnya dapat ditempuh dalam waktu singkat dengan berjalan kaki sedangkan orang tua senang karena tidak perlu merasakan macet saat mengantarkan anaknya ke sekolah.

Keuntungan dari Sekolah dengan Asrama yang Kelima, sedangkan menurut penulis kelebihan dengan adanya sekolah Boarding School akan lebih mendidik siswa serta mencegah siswa dari pergaulan bebas yang tidak terkontrol seiring dengan semakin majunya tekhnologi di Indonesia. Siswa tidak akan terpengarung dengan media sosial, situs-situs yang tidak baik dan game-game yang dapat membuat siswa menjadi kecanduan. 

Keuntungan atau Kelebihan dari Boarding School yang Keenam, selalin semua kelebihan diatas, Boarding School memberikan keuntungan antara lain akan membuat pribadi siswa yang lebih penyayang dengan teman-teman karena sikap senasib dan sepenanggungannya. Siswa juga akan lebih menghargai indahnya berkumpul dengan orang tua ketika ia jauh dengan orang tua.
Keuntungan dan Kerugian Sekolah di Boarding School (Asrama)
Kerugian dan Resiko Sekolah di Boarding School (Asrama) Bagi Siswa dan Orang Tua :
Salah satu kerugian, kelemahan dan resiko sekolah di Boarding School adalah adanya rasa homesick yang begitu berat bagi sebagian siswa dan siswi. Tak jarang ada siswa yang pindah dan keluar dari sekolah Boarding School karena tidak mampu menahan rasa homesick ini. Selain itu, terbatasnya komunikasi dengan dunia luar karena tidak diperbolehkan membawa HP ke asrama akan membuat siswa dan siswi yang tidak kuat iman akan menjadi bete, murung dan sedih. Akan tetapi, hal ini bisa diantisipasi dengan adanya HP yang disediakan oleh pembina asrama maupun telepon umum yang ada di area sekolah yang dapat digunakan untuk berkomunikasi dengan keluarga.

Kerugian dari sekolah Boarding School yang kedua adalah kurangnya kedekatan orang tua dengan siswa. Dibanding dengan orang tua yang menyanding anaknya dirumah tentunya kedekatan emosional mereka akan jauh berbeda, kontrol orang tua juga akan semakin kurang serta perhatian orang tua yang sebetulnya diharapkan oleh anak akan seddikit berkurang. Dengan adanya hal ini, siswa akan menganggap dirinya bisa lebih mandiri karena biasa jauh dari orang tua.

Sedangkan beberapa kerugian dari sekolah di Boarding School atau sekolah dengan asrama yang lain adalah: biaya sekolah yang tinggi dibading dengan sekolah umum lainnya. Siswa kan terbiasa dengan pola makan dan hidup yang sederhana, resiko kehilangan barang juga kerap terjadi di asrama, serta banyaknya peraaturan yang mengikat yang kadang membuat anak menjadi stress dan frustasi.

Sekolah Berasrama adalah alternative terbaik buat para orang tua menyekolahkan anak mereka dalam kondisi apapun. Selama 24 jam anak hidup dalam pemantauan dan control yang total dari pengelola, guru, dan pengasuh di seklolah-sekolah berasrama. Anak betul-betul dipersiapkan untuk masuk kedalam dunia nyata dengan modal yang cukup, tidak hanya kompetensi akademis, tapi skill-skill lainnya dipersiapkan sehingga mereka mempunyai senjata yang ampuh untuk memasuki dan manaklukan dunia ini.

Di sekolah berasrama anak dituntut untuk dapat menjadi manusia yang berkontribusi besar bagi kemanusiaan. Mereka tidak hanya hidup untuk dirinya dan keluarganya tapi juga harus berbuat untuk bangsa dan Negara. Oleh sebab itu dukungan fasilitas terbaik, tenaga pengajar berkualitas, dan lingkungan yang kondusif harus didorong untuk mencapai cita-cita anak bangsa.

Demikianlah artikel kami tentang Keuntungan dan Kerugian dari Sekolah di Boarding School atau Asrama bagi Siswa dan Orang Tua. Semoga harapan kami artikel ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan para pembaca sekalian, khususnya orang tua yang sedang bersiap menyekolahkan anaknya.
 
Salam..
Keuntungan dan Kelemahan Menabung di Bank Syariah

Keuntungan dan Kelemahan Menabung di Bank Syariah


Bank Syariah merupakan bank yang kegiatannya mengacu pada hukum Islam dan dalam kegiatannya tidak membebankan bunga maupun tidak membayar bunga kepada nasabah. Imbalan bank syariah yang diterima maupun yang dibayarkan pada nasabah tergantung dari akad dan perjanjian yang dilakukan oleh pihak nasabah dan pihak bank. Perjanjian (akad) yang terdapat di perbankan syariah harus tunduk pada syarat dan rukun akad sebagaimana diatur dalam syariat islam. 

Dalam bank syariah memberikan layanan bebas bunga kepada para nasabahnya. Dalam sistem operasional bank syariah, penarikan bunga dilarang dalam semua bentuk transaksi apapun. Bank syariah tidak mengenal yang namanya sistem bunga, baik itu bunga yang diperoleh dari nasabah yang meminjam uang atau bunga yang dibayar kepada penyimpan dana di bank syariah. 

Macam-macam bank syariah yang ada di Indonesia antara lain; Bank Syariah Mandiri, Bank BNI Syariah, Bank Syariah Muamalat Indonesia,  Bank Syariah  BRI, Bank Syariah Mega Indonesia, Bank Jabar dan Banten, Bank Panin Syaria, Bank Syariah Bukopin, Bank Victoria Syariah, BCA Syariah dan Maybank Indonesia Syariah.
Keuntungan dan Kelemahan Menabung di Bank Syariah

Pada kesempatan ini, penulis akan coba mereview te3ntang apa saja sih keuntungan dan kerugian dari Bank Syariah yang ada di Indonesia?. Hal ini berkaitas dengan masyarakat Indonesia yang sebagian besar beragama Islam, supaya wawasan kita lebih terbuka dan lebih bijak dalam mengambil sebuah keputusan terutama tentang investasi masa ddepan yang halal dan syariah.

Kelebihan dan Kelemahan Bank Syariah
Kelebihan Bank Syariah menurut Karnaen Perwataatmadja dan M Syafi’I Antonio, penulis buku “Apa Dan Bagaimana Bank Islam” antara lain:
  1. Kuatnya ikatan emosional keagamaan antara pemegang saham, pengelola bank, dan nasabahnya.
  2. Dengan adanya keterikatan secara religi, maka semua pihak yang terlibat dalam bank Islam adalah berusaha sebaik-baiknya dengan pengalaman ajaran agamanya sehingga berapa pun hasil yang diperoleh diyakini membawa berkah.
  3. Adanya Fasilitas pembiayaan (al=mudharabah dan al-musyarakah) yang tidak membebani nasabah sejak awal dengan kewajiban membayar biaya secara tetap.
  4. Adanya sistem bagi hasil, untuk penyimpan dana setelah tersedia peringatan dini tentang keadaan banknya yang bias diketahui sewaktu-waktu dari naik turunnya jumlah bagi hasil yang diterima.
  5. Penerapan sistem bagi hasil dan ditinggalkannya sistem bunga menjadikan bank Islam lebih mandiri dari pengaruh gejolak moneter baik dari dalam maupun dari luar negeri.

Kelemahan Bank Syariah
Karnaen Perwataatmadja dan M Syafi’I Antonio juga menyatakan :
  1. Bank dengan sisem ini terlalu berprasangka baik kepada semua nasabahnya dan berasumsi bahwa semua orang yang terlibat dalam bank Islam adalah jujur.Dengan demikian bank Islam sangat rawan terhadap mereka yang beritikad tidak baik.
  2. Sistem bagi hasil memerlukan perhitungan-perhitungan yang rumit terutama dalam menghitung bagian laba nasabah yang kecil-kecil dan yang nilai simpanannya di bank tidak tetap.
  3. Karena bank ini membawa misi bagi hasil yang adil, maka bank Islam lebih memerlukan tenaga-tenaga profesional yang andal dari pada bank konvensional. Kekeliruan dalam menilau proyek yang akan dibiayai bank dengan system bagi hasil akan membawa akibat yang lebih besar daripada yang dihadapi bank konvensional yang hasil pendapatannya sudah tetap dari bunga.
  4. Sudah dijelaskan tentunya bahwa bank syariah tidak memberikan imbalan bunga atas simpanan uang anda. 
  5. Jumlah bank syariah di indonesia juga masih terhitung sedikit, begitupun juga tempat penarikan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) juga masih jarang jika dibandingkan dengan bank umum lainnya.
Demikianlah beberapa Keuntungan dan Kelemahan dari Bank Syariah yang ada di Indonesia. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi para pembaca sekalian. Harapannya semoga setalah membaca artikel ini, pembaca dapat menentukan lebih baik mana antara nabung di Bank Syariah atau Bank Umum atau yang biasa dikenal dengan bank konvensional. 
Keuntungan dan Kerugian Kuliah di Institusi / Universitas / Perguruan Tinggi Swasta

Keuntungan dan Kerugian Kuliah di Institusi / Universitas / Perguruan Tinggi Swasta


Buat temen-temen yang saat ini sedang duduk di bangku sekolah kelas XII tentunya sudah mulai harus berfikir tentang apa yang harus dilakukannya setelah lulus sekolah nanti. Apakah anda mau langsung bekerja, ataukah anda akan melanjutkan kuliah dahulu di Perguruan Tinggi. Nah, buat temen-temen pembaca tentunya ada yang masih bingung kan mau negalanjutin kuliah kemana? apakah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ataukah Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Kemudian selain itu, diantara temen-temen mungkin juga masih ada yang belum menentukan pilihan jurusan kuliah nanti ya kan? Topik untuk Keuntungan dan Kerugian Memilih Jurusan Kuliah akan dibahasa di artikel kami yang lainnya ya..
Kelebihan dan Kekurangan Kuliah di Institusi / Universitas Swasta
Pada kesempatan ini, penulis akan full khusus membahas tentang Keuntungan dan Kerugian Kuliah di Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Pokoknya buat temen-temen yang belum atau tidak diterima di Perguruan Tinggi atau Kampus Negeri tidak usah khawatir deh, karena masih banyak kok kampus lain yang memiliki keunggulan lebih dibandingkan dengan Perguruan Tinggi Negeri. Tidak sedikit pula orang-orang sukses diluaran sana yang berasal dari Perguruan Tinggi Swasta. Saran dari penulis, kuliah dimanapun yang penting kuncinya adalah belajar dengan sungguh-sungguh agar hasil yang diperoleh memuaskan sehingga ketika anda akan melamar sebuah pekerjaan anda memiliki bekal nilai IPK yang tinggi dan skill yang mumpuni.

Oke, langsung saja ya kita bahas bareng apa saja sih Keuntungan dan Kerugian Kuliah di Universitas atau Institusi Pendidikan Swasta?

Kerugian, Keunggulan dan Manfaat Kuliah di Perguruan Tinggi Swasta (PTS) :
  1. Dari segi fasilitas, Perguruan Tinggi Swasta jauh memiliki fsilitas yang lebih baik dibandingkan Perguruan Tinggi Negeri (walaupun tidak semua PTS ya..) Hal ini disebabkan untuk menarik mahasiswa baru dan persaingan diantara Perguruan Tinggi Swasta yang lain.Sehingga tidak dipungkiri bahwa para PTS saling berlomba-lomba untuk membuat gedung yang bagus, fasilitas kelas dan laboratorium yang unggulan, serta fasilitas penunjang lain seperti sarana dan prasarana kampus yang lebih lengkap.
  2. Kuota atau kapasitas penerimaan mahasiswa di Perguruan Tinggi Swasta hampir tidak dibatasi. Artinya, seberapapun calon mahasiswa yang ingin masuk akan diusahakan oleh kampus untuk bisa tertampung, entah dengan membuat kelas baru atau kuliah di jam yang lain, dengan tetap mengunggulkan kualitas  yaitu maksimal 40 siswa tiap kelasnya. Hal ini bertujuan supaya proses belajar mengajar lebih kondusif.
  3. Banyak beasiswa yang ditawarkan. Berbeda dengan Perguruan Tinggi Negeri, meskipun mereka sama-sama mengeluarkan beasiswa, namun boleh diakui bersama bahwa penghargaan untuk mahasiswa berprestasi di Perguruan Tinggia Swasta lebih diakui dan dihargai, hal ini sering dilakukan untuk menarik para siswa yang cerdas untuk tetap bisa kuliah di PTS. Selain beasiswa prestasi, banyak juga Perguruan Tinggi Swasta yang memberikan beasiswa kepada mahasiswa yang kurang mampu. Jadi anda tidak perlu khawatir tidak bisa kuliah jika tidak punya uang banya. Dimana ada niat dan kemauan disitu pasti ada jalan.
  4. Waktu pendaftaran yang cukup panjang. Berbeda dengan Perguruan Tinggi Negeri, PTS menyediakan waktu yang lebih panjang dalam proses penerimaan mahasiswa barunya. Hal ini dilakukan untuk temen-temen yang belum atau tidak diterima di PTN agar bisa kuliah di tahun yang sama yaitu dengan mendaftra  kuliah di Kampus atau Perguruan Tinggi Swasta. 
  5. Perguruan Tinggi Swasta banyak dan tersebar dimana-mana. Bagi temen-temen yang orang tuanya ingin anda tetap kuliah di daerah dimana anda tinggal, namun Perguruan Tinggi Negeri (PTN) sangat jauh dan tidak tersedia di daerah anda, maka Perguruan Tinggi Swasta adalah pilihan yang tepat. 
  6. Kesempatan Kerja. Memang penyerapan kerja untuk lulusan Perguruan Tinggi Negeri lebih cepat dibandingkan dengan Swasta, tapi lulusan Perguruan Tinggi Swasta yang unggul dan berasal dari PTS yang sudah terakreditasi dan terkenal. Jadi anda tidak perlu khwatir lulusan dari Universitas Swasta Susah Untuk Mencari Pekerjaan. Yang penting anda raih nilai dan ilmu serta sklill yang bagus, insyaalloh pekerjaan yang bagus juga akan mengikuti anda.
  7. Waktu kuliah yang fleksibel. Ada beberapa Perguruan Tinggi Swasta yang mana mahasiswanya boleh memilih sendiri waktu kuliahnya, bisa pagi, sore atau malam sepulang bekerja. Hal ini sangat menguntungkan bagi anda yang menjalani ijin belajar atau bagi anda yang ingin kuliah sambil bekerja. Jadi anda bisa tetep bekerja dan tetep kuliah. Ternyata kuliah di Institusi Pendidikan / Universitas Swasta memiliki manfaat keunggulan yang tidak dimilki oleh Institusi Pendidikan Negeri kan?

Kerugian, Kelemahan dan Resiko Kuliah di Kampus / Perguruan Tinggi Swasta (PTS):
  1. Biaya kuliah yang masih cukup mahal dibandingkan dengan Perguruan Tinggi Negeri. Ya, benar sekali, meskipun kadang pada promosinya biaya kuliah di Universitas Swasta murah dan terjangkau, namun kenyataanya biaya kuliah di Perguruan Tinggi Swasta lebih mahal dibandingkan dengan biaya kuliah pada Perguruan Tinggi Negeri.
  2. Banyak Perguruan Tinggi Swasta di Indonesia yang masih memiliki fasilitas yang minim. Terlebih kampus-kampus Perguruan Tinggi Swasta yang statusnya belum jelas dan baru berdiri, kebanykan dari mereka masih banyak yang belum meiliki tempat kuliah yang permanen bahkan ada beberapa kampus Universitas Swasta yang masih sewa tempat untuk kuliah. Jadi saran admin, kalo mau kuliah di Swasta, carilah Perguruan Tinggi atau Universitas yang sudah terkenal dan sudah memiliki jumlah lulusan yang banyak.
  3. Kemampuan bersaing pada dunia kerja masih kurang begitu apik. Ya, tentu hal ini tidak bisa kita pungkiri, beberapa Perguruan Tinggi Swasta belum memiliki kualitas dosen yang mumpuni, bahkan masih banyak Universitas Swasta yang belum memiliki Akreditasi Kampus minimal B. Untuk lulusan terbaik tentunya didukung juga dengan pengajar yang terbaik, fasilitas yang baik pula. Dalam dunia kerja banyak Perusahaan baik Negeri Maupun Swaste yang selalu mempersyaratkan Akreditasi Kampus minimal B, jadi buat lulusan yang akreditasi Kampusnya masih C sudah dipastikan tidak bisa ikut mendafatar.
  4. Banyak Perguruan Tinggi Swasta yang belum memiliki dosen yang cukup. Itu artinya, banyak dari mereka yang masih memanggil dosen atau pengajar dari Kampus yang lain. Hal ini akan berimbas pada jadwal belajar mengajar yang tidak efektif dan efisien, entah terkendala macet, tidak bisa hadir dengan alasan tertentu atau bahkan ketika anda sedang mengurus skripsi atau tugas akhir anda akan direpotkan dengan dosen anda yang tidak ada ditempat dan susan dicari, karena dosen pembimbing anda berasal dari Institusi Pendidikan lain.
Nah, itulah beberapa Keuntungan/Keunggulan dan Kerugian/Kelemahan tentang Kuliah di Kampus, Institusi atau Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Harapan penulis, tulisan ini dapat membuka wawasan kita lebih luas tentang memilih Perguruan Tinggi yang Unggulan dan Terbaik bagi kita atau anak kita. Memang tidak semua Perguruan Tinggi Swasta Itu baik dan berkualitas, maka dari itu kenalialah dahulu dan pelajari dahulu Profil dari Perguruan Tinggi atau Universitas Swasta yang akan anda daftar. 

Salam dari penulis, semoga bermanfaat ya..

Keuntungan dan Kerugian Sekolah di TKIT, SDIT, SMPIT & SMAIT (Sekolah Iskam Terpadu)

Keuntungan dan Kerugian Sekolah di TKIT, SDIT, SMPIT & SMAIT (Sekolah Iskam Terpadu)

Keunggulan dan Kelemahan Sekolah Islam Terpadu (SDIT, SMPIT, TKIT & SMAIT)
Setelah beberapa waktu lalu kita membahas tentang Keuntungan dan Kerugian dari Sekolah Madrasah, pada kesempatan ini, kita akan sama-sama membahas tentang Kelebihan dan Kekurangan dari Sekolah Islam Terpadu dalam hal ini termasuk TKIT,  SDIT, SMPIT dan SMAIT di Indonesia. 


Beberapa orang tua murid menuangkan pengalaman dan kisah anaknya yang sekolah di sekolah Islam terpadu, baik itu tingkat TK, SD, SMP atau SMA. Untuk Sekolah Islam Terpadu biasanya kita familiar dengan sebutan TKIT, SDIT, SMPIT dan SMAIT. Sekolah Islam Terpadu merupakan perpaduan pelajaran umum dan agama. 

Sekolah ini sering dinamakan sebagai Sekolah Islam Terpadu (SIT). Jadi kalau itu sekolah dasar maka sering disingkat menjadi SDIT (Sekolah Dasar Islam Terpadu). Biasanya jam sekolah lebih panjang. Sehingga kerap dinamakan sebagai ‘full day school’. Karena masa belajarnya seharian maka melewati jam makan siang, sehingga sekolah biasanya juga menyediakan makan siang.

Karena masa belajarnya panjang, maka tak hanya pelajaran umum seperti disyaratkan kurikulum nasional yang diajarkan, tapi juga yang lain. Yakni pelajaran agama, kegiatan keagamaan dan kegiatan ekstra kurikuler. Jadi seperti mengaji termasuk pelajaran yang dilahap setiap harinya, termasuk juga shalat Dhuha.

Lalu apa sebenarnya keunggulan SIT? Kira-kira apa kelemahan bersekolah di SIT? Perlukah kita memasukkan anak kita ke sekolah TKIT, SDIT, SMPIT dan SMAIT seperti itu? Baiklah, sekarang kita bahas bersama ya..

Keuntungan, Manfaat dan Keunggulan dari Sekolah Islam Terpadu (TKIT, SDIT, SMPIT & SMAIT) yang dilansir dari cendekiaboardingschool.blogspot.co.id:

Pertama, Pelajaran Agama yang Lebih Intensif.
Kalau belajar di sekolah umum, pelajaran agamanya tidak banyak. Paling 2 jam setiap minggunya. Bandingkan dengan sekolah terpadu. Untuk pelajaran agamanya mungkin sama, yakni 2 jam. Tapi banyak pelajaran yang terkait dengan agama, misal: mengaji, menulis Arab, hafalan doa, belajar sejarah agama, shalat Dhuha jamaah dan lainnya.

Kedua, Pelatihan Tingkah Laku dan Budi Pekerti Menurut Tuntunan Agama. 
Sejak masuk ke gerbang sekolah sampai nantinya pulang sekolah, anak-anak kita dilatih untuk berlaku sesuai tuntunan agama. Misal: datang ke sekolah disambut oleh guru dan kita menyalami dengan mencium tangan secara takzim para guru, lalu nanti shalat Dhuha jamaah. Juga ikrar sebelum masuk kelas yang sebagian adalah doa sebelum belajar. Masuk kamar mandi berdoa, mau masuk masjid berdoa, dan lainnya.

Ketiga, Banyak Kegiatan Tambahan yang Positif.
Mereka memiliki jam khusus untuk membaca dan menulis. Mereka diminta untuk membaca buku-buku umum selain buku pelajaran. Bisa buku pribadi yang dibawa dari rumah atau pinjam dari perpustakaan. Lalu mereka diajari dan diminta untuk menulis. Dua kegiatan ini, membaca dan menulis, adalah positif dan berguna untuk pendidikan. Bahkan secara giliran, guru kelas akan mengajak seluruh siswanya ke perpustakaan untuk membaca bareng di sana.

Keempat, Kegiatran Ekstrakurikuler yang ‘Wajib’.
Sebenarnya kalau kita mengacu pada kata ‘ekstra’, maka itu seharusnya tambahan. Tak wajib. Namun di sekolah seperti ini, jam ekstra bercampur dengan pelajaran utama. Jadi bukan dipisah. Bukan seperti sekarang pelajaran sekolah, setelah itu bebas tak terkait pelajaran. Karena itu pilihan kegiatan esktra sangat banyak. Kegiatan ini akan berusaha mengakomodasi keinginan, kesukaan dan bakat sang anak. Kenapa kegiatan ekstra ini masih terasa wajib? Karena kegiatan ekstra ini juga dinilai. Dan nilainya akan dimasukkan juga ke rapor. Selain itu ada kegiatan ekstra yang tak wajib. Ini seperti kumpulan siswa yang memiliki minat yang sama atau biasa dinamakan klub. Misal: klub jurnalistik sekolah, mereka belajar menjadi jurnalis dan membuat media massa sekolah. Dan masih banyak kegiatan ekstra lain yang tak wajib.

Kelima, Perhatian Penuh dari Guru.
Karena masa belajar yang lama, maka para guru akan lebih kenal dan dekat dengan siswa-siswanya. Sehingga mereka tahu apa yang menjadi kendala seorang siswa dalam belajar. Dia juga tahu kelebihan, kekurangan, bakat dan minat siswa. Dengan perhatian yang lebih, maka harapannya siswa bisa lebih berprestasi.
Kegiatan Sehari-hari Sekolah Islam Terpadu
Kerugian dan Kelemahan dari Sekolah Islam Terpadu (TKIT, SDIT, SMPIT& SMAIT) yang dilansir dari kompasiana.com :
Pertama, Terkesan Memaksa dan Penggemblengan
Sebetulnya bagi sebagian orang tua akan merasa kasihan apabila anaknya harus digembleng dengan pendidikan ini itu yang belum tentu anaknya sendiri itu mau. Orang tua seolah-olah seperti memaksa anaknya untuk menjadi baik walaupun sebetulnya hal itu sangat diperlukan bagi orang tua untuk memberikan pendidikan yang baik bagi anak-anaknya sebgai bekal kehidupan nanti.

Kedua, Biaya Sekolah yang Mahal
Mahal itu memang subjektif, tapi bila harus merogoh kocek di atas 10 hingga 25 juta untuk uang pangkal dan SPP mendekati 1 jutaan per bulannya maka bagi sebagian besar masyarakat Indonesia harga tersebut jelaslah mahal.

Ketiga, Eklusif dan homogen Alasan ke-4 ini sangat subjektif. 
Bagi saya anak harus diajarkan menghargai perbedaan sedari kecil. Oleh karenanya biarkan anak berinteraksi dengan ingkungan yang plural, lintas suku, agama warna kulitstrata sosial dan lain-lain. Hal ini tidak akan ditemui di SDIT, karena semua serba eklusif dan homogen (Muslim, menengahatas, perkotaan). Seandainya anak-anak ini telah menamatkan SD dan telah masuk ke jenjang SMP/SMA maka banyak yang “kaget”hingga mereka menjadi sulit berbeda, manja, dan cenderung ingin lepas bebas. Tak jarang alumni SDIT yang begitu memasuki usia remaja malah menjadi anak yang sulit diatur, bandel dan lepas kendali. Mungkin karena terlalu terkekang sewaktu kecilnya. 


Itulah beberapa Keuntungan, Manfaat dan Keunggulan dari Sekolah Islam Terpadu, Serta Kerugian dan Kelemahannya dari Sekolah Islam Terpadu yang telah kita bahas bersama. Semoga informasi ini dapat dijadikan sebagai wawasan tambahan bagi kita orang tua untuk dapat menentukan pendidikan yang terbaik bagi anak-anak. Salam..
Keuntungan dan Kerugian dari Konsumsi Obat Tradisional

Keuntungan dan Kerugian dari Konsumsi Obat Tradisional


Keuntungan dan Kerugian dari Tanaman Obat Tradisional. Sumber gambar: obatherbalyogyakarta.jejualan.com

Banyak orang yang menanyakan apa sih bedanya obat herbal dan obat tradisional? Sebenarnya hampir sama. Sama halnya dengan obat herbal, obat tradisional diperoleh dari bahan-bahan alami yang terdapat di sekitar kita yang bisa kita manfaatkan langsung khasiatnya. Hanya saja bedanya jika obat herbal adalah tanaman obat tradisional yang sudah dibentuk dan diracik sedemikian rupa menjadi sebuah kapsul atau tablet yang diawetkan dan siap konsumsi. Sedangkan obat tradisional hampir belum sama sekali menyentuh proses pengawetan sebelum dikonsumsi. 

Konsumsi obat tradisional sudah terbukti ampuh mengatasi dan mencegah berbagai macam penyakit. Hampir setiap penyakit ada obat dan tanaman tradisionalnya loh. Seperti manfaat daun buah sirsak dapat untuk menyembuhkan penyakit kanker, kencing manis (diabetes) dan asam urat. Kemudian kunyit dan kencur juga dapt dimanfaatkan untuk mengobati sakit perut (magh) dan dapat juga untuk dijadikan antiseptik, atau untuk mencegah infeksi. Selanjutnya daun kejibeling dan daun cimplukan bisa digunakan sebagai obat tanaman tradisional kencing batu dan hipertensi. Serta banyak lagi manfaat dari tanaman tradisional yang ada disekitar kita.
Jenis-jenis dan Manfaat Obat Tradisional. Sumber gambar: ngasih.com
Meski begitu tahukah anda bahwa obat atau tanaman tradisional itu juga ternyata banyak keuntungan dan kerugiannya loh. Mau tau apa aja Keuntungan dan Kerugian dari Obat / tanaman Tradisional? Yuk kita simak bareng..


Keuntungan dan Manfaat Obat / Tanaman Tradisional :
  1. Dibandingkan obat-obatan kimia, obat tradisonal memiliki beberapa kelebihan, antara lain : efek sampingnya relatif rendah, dalam suatu ramuan dengan komponen berbeda memiliki efek saling mendukung, pada satu tanaman memiliki lebih dari satu efek farmakologi serta lebih sesuai untuk penyakit-penyakit metabolik dan degeneratif.  Jika mengunakan obat modern dikawatirkan adanya efek samping yang terakumulasi dan dapat merugikan kesehatan. Oleh karena itu lebih sesuai bila menggunakan obat alam/OT, walaupun penggunaanya dalam waktu lama tetapi efek samping yang ditimbulkan relatif kecil sehingga dianggap lebih aman.
  2. Adanya efek komplementer dan atau sinergisme dalam ramuan obat tradisional/komponen bioaktif antar tanaman obat tradisonal. Dalam suatu ramuan obat tradisional umumnya terdiri dari beberapa jenis tanaman obat tradisonal yang memiliki efek saling mendukung satu sama lain untuk mencapai efektivitas pengobatan yang maksimal. Formulasi dan komposisi ramuan tersebut dibuat setepat mungkin agar tidak menimbulkan kontra indikasi, bahkan harus dipilih jenis ramuan yang saling menunjang terhadap suatu efek yang dikehendaki. Sebagai contoh tanaman kunyit akan lebih bagus efeknya jika dikonsumsi berbarengan dengan tanaman kencur dan madu, supaya dperoleh rasa yang manis dan efektivitas yang maksimal untuk penyembuhan sakit perut.
  3. Pada satu tanaman bisa memiliki lebih dari satu efek farmakologi. Zat aktif pada tanaman obat umunya dalam bentuk metabolit sekunder, sedangkan satu tanaman bisa menghasilkan beberapa metabolit sekunder; sehingga memungkinkan tanaman tersebut memiliki lebih dari satu efek farmakologi. Efek tersebut adakalanya saling mendukung (seperti pada herba timi dan daun kumis kucing), tetapi ada juga yang seakan-akan saling berlawanan atau kontradiksi (sperti pada akar kelembak). Sebagai contoh misalnya pada rimpang temu lawak (Curcuma xanthoriza) yang disebutkan memiliki beberapa efek farmakologi, antara lain : sebagai anti inflamasi (anti radang), anti hiperlipidemia (penurun lipida darah), cholagogum (merangsang pengeluaran produksi cairan empedu), hepatoprotektor (mencegah peradangan hati) dan juga stomakikum (memacu nafsu makan). 
  4. Murah dan mudah didapat. Ya, benar sekali hampir semua obat tradisional yang mempunyai manfaat sangat baik bagi kesehatan mudah ditemukan disekitar kita. Terkadang kita tidak perlu mengeluarkan uang untuk membeli tanaman obat tertentu, namun meskipun harus mengeluarkan uang pasti juga sangat murah dibandingkan harus membeli obat herbal atau obat kimia.
  5. Obat tradisional lebih sesuai untuk penyakit-penyakit metabolik dan degeneratif. Sebagaimana diketahui bahwa pola penyakit di Indonesia (bahkan di dunia) telah mengalami pergeseran dari penyakit infeksi (yang terjadi sekitar tahun 1970 ke bawah) ke penyakit-penyakit metabolik degeneratif (sesudah tahun 1970 hingga sekarang). Hal ini seiring dengan laju perkembangan tingkat ekonomi dan peradaban manusia yang ditandai dengan pesatnya perkembangan ilmu dan teknologi dengan berbagai penemuan baru yang bermanfaat dalam pengobatan dan peningkatan kesejahteraan umat manusia. Yang termasuk contoh penyakit metabolik antara lain : diabetes (kecing manis), hiperlipidemia (kolesterol tinggi), asam urat, batu ginjal dan hepatitis; sedangkan contoh penyakit degeneratif diantaranya : rematik (radang persendian), asma (sesak nafas), ulser (tukak lambung), haemorrhoid (ambaien/wasir) dan pikun (Lost of memory)
  6. Bebas toksin. Obat herbal bebas racun sehingga aman dikonsumsi siapa pun, bahkan seringkali memberikan efek meluruhkan racun dalam tubuh (detoksifikasi). 
  7. Tidak selalu bergantung pada bantuan tenaga medis. Apabila diagnosa sudah jelas, pengobatan umumnya dapat dilakukan oleh anggota keluarga sendiri tanpa harus tergantung pada bantuan tenaga medis atau paramedis. Dokter dibutuhkan untuk diagnosa yang benar dengan bantuan analisa laboratorium klinik (rekomendasi pengobatan herbal atau tradisional juga dapat diberikan oleh dokter).
Manfaat dan Efek Samping Tanaman Obat Tradisional. Sumber gambar: obatliveralami.com
Kerugian, Kelemahan dan Efek Samping Obat Tradisional :
Adapun yang menjadi kekurangan/kelemahan penggunaan tanaman obat tradisional dalam pengobatan di Indonesia diantaranya :
  1. Efek dari tanaman obat tradisional terhadap penyakit cenderung lebih lambat dan lama, sehingga pengguna obat tradisonal diharapakan untuk lebih bersabar. Hal ini terjadi karena obat modern terdiri dari bahan kimia yang murni baik tunggal maupun campuran. Bahan kimia bersifat tidak organis dan murni sehingga bersifat tajam dan reaktif (mudah bereaksi) sedangkan tubuh kita bersifat organis dan kompleks, sehingga bahan kimia dapat langsung menunjukkan reaksi yang begitu cepat dibandingkan dengan obat dari tanaman tradisional.
  2. Sering kurang efektif untuk penyakit tertentu, hal ini dapat kita lihat banyak penyakit belum ditemukan obatnya, sehingga obat yang digunakan lebih banyak bersifat simptomatis dan digunakan terus menerus sesuai gejalanya. Beberapa penyakit bahkan belum diketahui sebabnya. Sehingga pasien masih harus berulang-ulang ke klinik, puskesmas atau rumah sakit untuk mengimbangi dengan pengobatan secara modern dan kimiawi.
  3. Obat tradisional tidak mungkin tanpa kekurangan. Secara tiba-tiba, penyakit serius, obat utama masih menjadi pilihan. Obat tradisional tidak dapat mengobati trauma serius seperti patah kaki, tidak juga menyembuhkan radang usus buntu atau serangan jantung seefektif dokter yang menggunakan pengujian diagnosis modern, operasi, dan obat-obatan. Ilmu kedokteran modern mengobati penyakit tiba-tiba dan kecelakaan lebih efektif dibanding herbal atau pengobatan alternatif lainnya.
  4. Kelemahan yang lain adalah risiko nyata apabila melakukan pengobatan tradisional sendiri karena ketidaktahuan dosis.  Sementara pihak lain dapat berargumentasi bahwa hal yang sama dapat terjadi pada obat-obatan, seperti kecelakaan overdosis obat flu,   salah dalam pengaturan dosis ramuan sehingga dapat menyebabkan kerusakan ginjal yang serius. Ada risiko yang sangat nyata pada overdosis obat tradisional.
Demikianlah sedikit artikel tentang Keuntungan dan Kerugian dari Konsumsi Obat Tradisional yang dapat penulis sampaikan. Semoga dapat menambah wawasan para pembaca sehingga teman-teman pembaca dapat lebih bijak dan memiliki wawasan yang luas dalam menentukan pengobatan "baik mana antara pengobatan modern/medis dan tradisional? Apakah efek samping dari pengobatan secara tradisional/herbal dan medis/modern? Lebih menguntungkan mana antara pengobatan medis dan tradisional? Lebih aman mana antara pengobatan modern dan tradisional? Lebih murah mana antara pengobatan secara modern dan tradisional atau herbal?". Oleh: Warsono, AMK.

Semoga bermanfaat ya..
Salam hangat dari penulis..